Varian, Kandungan, dan Khasiat Daun Salam

344 views

Secara umum, masyarakat Nusantara memanfaatkan daun salam (Latin: Eugenia polyantha) sebagai bumbu dapur dan obat tradisional.

Varian, Kandungan, dan Khasiat Daun Salam

Foto @unsplash.com

Sebagai bumbu, daun salam telah turut mewarnai kekayaan penyedap makanan. Dan sebagai bahan pengobatan, ia berdegup bersama detak sejarah pengobatan tradisional di nusantara.

Di Barat, ia dikenal dengan nama Indonesian bay leaf atau Indonesian laurel. Disebut demikian karena di Barat juga terdapat daun sejenis yang dikenal dengan bay leaf. Keduanya memang tampak sama. Namun, kandungan dan pemanfaatan bay leaf banyak berbeda dengan daun salam. Maka, demi kekhasan, orang Barat menyebut daun salam asal nusantara sebagai Indonesian bay leaf.

Berikut ini akan diuraikan pengertian tanaman daun salam, khasiat atau kegunaan daun salam, jenis hingga taksiran harga daun salam di pasaran.

 

1. Tanaman Daun Salam

Tanaman yang berasal dari famili Myrtaceace ini dapat tumbuh mulai dari dataran rendah hingga ketinggian mencapai 1800 mdpl. Di Indonesia sendiri, tanaman daun salam nyaris tersebar di seluruh kawasan, mulai dari Irian Jaya di Timur hingga Aceh di Barat. Sebagian besarnya tumbuh secara liar di alam terbuka atau hutan.

Kawasan Asia, lebih-lebih Asia Tenggara adalah tempat yang menyediakan musim yang cocok bagi tanaman daun salam. Ia tersebar mulai dari daratan Indocina, semenanjung Malaya, hingga Thailand dan Burma.

Di beberapa daerah di Indonesia, penamaan daun salam dikait-kaitkan dengan makna-makna filosofis atau bahkan dengan kekeramatan tertentu. Di Jawa, misalnya, nama “salam” dikaitkan dengan makna keselamatan dan keberkahan. Orang yang mengonsumsi daun salam akan dilimpahi keselamatan dan keberkahan hidup, di mana puncaknya adalah keselamatan dan keberkahan di akhirat.

 

2. Varian-Varian Penamaan

Karena kekayaan hayati, nabati, dan kebudayaan Indonesia, penamaan daun salam pun tak lepas dari perbedaan. Berikut varian-varian nama daun salam yang berhasil saya himpun:

  • Salam (Sunda, Jawa, Madura)
  • Gowok (Sunda)
  • Kastolam (Kangean, Sumenep)
  • Manting (Jawa)
  • Miselengan (Sumatera)

Di luar negeri, daun salam juga dieskpresikan ke dalam banyak nama.

  • Salamblatt (Jerman)
  • Indonesian Bay Leaf dan Indonesian Laurel (ini umumnya di Eropa dan Amerika Serikat)
  • Ubar Serai (Malaysia)

Di antara beberapa nama tersebut, ada pula yang menyebut daun salam dengan penyebutan daun salam koja. Penamaan koja dinisbatkan kepada fungsi utamanya yang berperan sebagai pelengkap rempah kari. Karena fungsi penisbatan itu pula ada juga yang menyebutnya dengan daun kari. Begitu pun dengan penamaan daun temurui di kawasan Aceh yang dilekatkan pada fungsi utamanya.

 

3. Kandungan

Daun salam bersifat astringent. Ia juga berkecenderungan kelat dan wangi. Dari sisi kandungan, di dalam daun salam terdapat vitamin B kompleks, vitamin C, dan asam folat.

 

4. Khasiat Pengobatan

Sebagai tanaman yang karib dengan masyarakat kepulauan di nusantara sejak ratusan tahun, khasiat dan manfaat daun salam pun telah sejak lama dieksplorasi dan digali. Dengan demikian, beberapa di antara khasiat daun salam telah teruji dalam sejarah, dan beberapa di antaranya ditemukan setelah diadakan pengujian laboratorium atas kandungan-kandungannya.

Bagian mana sajakah yang banyak digunakan sebagai bahan pengobatan? Bagian daun menempati posisi tertinggi. Ini tak lepas dari pengalaman sejarah pengobatan di masyarakat, yang kemudian juga didukung oleh temuan-temuan termutkahir. Sedangkan bagian lainnya adalah akar, buah, dan kulit batang.

Apa sajakah khasiat atau manfaat daun salam untuk pengobatan?

  • Baik untuk Diabetes

Kadar gula dalam darah adalah penyebab utama diabetes. Oleh sebab itu, risiko terhadap penyakit diabetes tersebut hanya dapat dilakukan dengan mengurangi kadar gula dalam tubuh.

Masyarakat yang tinggal di pelosok-pelosok desa umumnya menggunakan kulit tanaman daun salam sebagai penangkal risiko naiknya kadar gula. Caranya, kulit tanaman salam diserut, dikeringkan, lalu direbus sampai mendidih. Nah, air rebusan inilah yang kemudian dikonsumsi secara rutin.

Di banyak daerah, air rebusan daun salam kadang dicampurkan denga air rebusan daun kumis kucing. Khasiat racikan keduanya dipercaya lebih mumpuni.

  • Kesehatan Rambut

Daun salam juga berkhasiat untuk mengurangi ketombe dan risiko kerontokan rambut. Apabila Anda ingin kesehatan rambut terjaga serta bebas ketombe, Anda dapat hanya perlu merendam beberapa lembar daun salam di dalam air. Setelah itu,  gosokkan air rendaman tersebut pada kulit kepala setiap selepas keramas.

Senyawa kimiawi pada daun salam dapat membantu kulit terhindar dari kekeringan dan kulit kepala terhindar dari ketombe.

  • Memperbaiki Pencernaan

Sudah sejak lama daun salam dimanfaatkan sebagai bahan penyembuhan bagi masalah di pencernaan. Sejumlah penelitian yang dipublikasikan dalam banyak jurnal menyatakan bahwa daun salam tidak saja berkhasiat untuk mendorong nafsu makan yang tinggi, namun juga dapat meredakan sakit perut, peradangan pada saluran pencernaan, perut kembung, wasir, dan semua masalah pada sekitaran pencdernaan.

  • Kesehatan Jantung

Asam caffeic ialah senyawa organik yang terdapat dalam daun salam. Senyawa ini bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung. Asam caffeic bisa berguna untuk melenyapkan LDL ataupun kolesterol jahat dari sistem kardiovaskular.

  • Meringankan Pernafasan

Dalam salah satu serial publikasi Biological and Pharmaceutical Bulletin, daun salam mengandung antibakteri yang tinggi.

Jika minyak atsiri daun salam diekstraksi, maka hasil ekstraksi ini dapat dijadikan salep yang dapat dibalurkan ke tubuh bagian dada. Ini berfungsi meringankan respirasi. Oleskan di dada selama lebih-kurang semalaman.

Uap daun salam berfungsi layaknya aromaterapi yang dapat mengencerkan dahak dan melenyapkan kuman yang berpotensi terperangkap pada saluran respirasi.

  • Anti peradangan

Khasiat daun salam yang lain adalah kemampuannya mengurangi infeksi. Ini telah mendapatkan konfirmasi suatu publikasi riset yang diterbitkan oleh Phytotherapy. Daun salam memiliki fitonutrien unik (parthenolide), yang dengan segera dapat mengurangi infeksi serta iritasi jika dibalurkan ke bagian badan yang terserang, seperti pada persendian atau bagian badan yang terkena arthritis.

  • Meredakan stres

Khasiat daun salam selanjutnya ialah bahwa ia kaya akan linalool. Senyawa ini dapat merendahkan kandungan hormon yang mengakibatkan tekanan pikiran. Anjurannya, ia paling baik apabila digunakan sebagai aromaterapi.

Jika Anda kelebihan hormon ini, kesehatan pikiran sangat beresiko dalam jangka panjang, sehingga daun salam dapat membuat Anda tenang serta senantiasa rileks. Apalagi, hal tersebut diperlukan di saat-saat kecemasan sedang naik.

Tulisan ini bukan resep atau petunjuk dokter. Jika Anda mengalami gangguan atau terserang penyakit dan berada dalam kondisi akut, ada baiknya Anda pergi ke dokter.

daun salam daun salam koja daun temurui khasiat daun salam varian penamaan daun salam

Related Post

Leave a reply