Cara Menjaga Kesehatan Mata dari Gadget

532 views

Hybernasi –Tips Kesehatan Mata. Mata yang sehat adalah keinginan kita bersama. Namun, tak jarang kita justru kerap terjebak dalam berbagai rutinitas dan aktivitas yang membahayakan kesehatan mata kita sendiri. Uraian Hybernasi berikut ini tentang cara menjaga kesehatan mata dari gadget berikut adalah sedikit upaya agar mata kita kita tetap normal untuk jangka yang panjang.

Cara Menjaga Kesehatan Mata dari Gadget

Terdapat beragam cara agar mata tetap sehat. Dan terdapat banyak cara juga untuk menjaga kesehatan mata dari gadget. Ini terutama bagi mereka yang bekerja melalui gadget, PC (personal computer), dan gawai sejenis dalam waktu lama.

Untuk itu, di sinilah pentingnya terus menekan scroll komputer atau smartphone Anda untuk tetap mengikuti uraian cara menjaga kesehatan mata dari gadget ini sampai di penghujung.

Berinteraksi dengan gadget atau layar komputer dalam waktu lama kerapkali menyebabkan mata lelah yang berlebihan.  Karena, secara mendasar, mengambil fokus atau menatap suatu objek sama yang berlangsung secara terus-menerus dan dalam jarak sama pula dapat mengakitkan efek negatif pada beberapa otot mata. Dan yang paling fatal adalah rusaknya mata.

Di lain pihak, memasuki masa pembatasan sosial yang tak menentu, interaksi dengan gadget kian intens, melebihi intensitas interaksi kita pada waktu-waktu normal. Bahkan, interkasi dengan gadget bisa berkali-kali lipat peningkatannya. Untuk itu, kehatian-hatian dalam penggunaan gadget akan lebih menyelamatkan mata kita.

Berikut ini akan diberikan uraian mengenai cara menjaga mata agar interaksi mata dengan gadget tidak menimbulkan efek yang tidak kita kehendaki.

 

12 Cara Menjaga Kesehatan Mata dari Gadget

12 cara menjaga kesehatan mata dari gadget berikut ini merupakan cara yang paling umum ditempuh. Dengan kata lain cara ini adalah yang paling banyak dipraktikkan.

 

1. Manfaatkan Pengaturan Mode Gelap (Dark Mode)

Untuk memperkecil rasio pencahayaan yang terlalu tinggi, kita dapat memanfaatkan mode gelap ini. Dengan memperkecil rasio cahaya yang diterima mata, otot-otot mata tidak akan bekerja di luar batas.

Mode gelap tersebut terutama apabila kita bekerja dalam ruangan yang minim pencahayaan.

Sebagai gambaran, apabila kita sedang berada dalam ruangan yang agak remang, kita umumnya akan memencet tombol pencahayaan dalam layar gadget hingga yang paling kecil. Dengan mode ini, mata bekerja dengan baik.

Tentu saja mode gelap tidak hanya diterapkan untuk gadget yang sering kita bawa. Laptop dan tablet juga harus diperlakukan sama apabila kita berada dalam kondisi yang mengharuskan mengurangi pencahayaan layar.

 

2. Hindari untuk Menatap Layar Gadget terlalu Lama

Ini seringkali kita lalaikan. Dengan hadirnya beragam fitur menarik dalam gadget, kita sering lupa jam atau waktu berinteraksi dengan gadget. Ini masih ditambah, misalnya, dengan daftar pekerjaan yang mengantri untuk diselesaikan dalam waktu tertentu.

Praktik seperti ini tentu sangat tidak dianjurkan.

Menatap layar gadget dalam waktu lama dan monoton akan memberikan efek lelah pada otot-otot, pori, dan lainnya pada mata. Jika pun harus mengerjakan pekerjaan kantor dengan lembur, cobalah untuk memanfaatkan kacamata anti radiasi. Dengan memanfaatkan kacamata tersebut, cahaya dari layar tidak langsung masuk begitu saja ke dalam lensa mata. Ia masih melewati filter terlebih dahulu.

 

3. Mata harus Diistirahatkan secara Berkala

Sebagaimana organ tubuh yang lain, mata pun perlu diistirahatkan secara berkala. Jangan biarkan mata Anda kelelahan dengan terus mempekerjakannya. Mata butuh sekurangnya hibernasi agar otot-otonya dapat meregang.

Cobalah untuk tidak berfokus dalam waktu lama kepada obyek yang sama pula. Seperti saya sebutkan di atas, berfokus pada objek yang sama justru mengakibatkan lensa mata kehilangan fokus.

 

4. Rajin Olahraga

Anda sudah maklum bahwa olahraga mengandung banyak manfaat bagi kesehatan, yang secara tidak langsung juga bermanfaat bagi mata. Misalnya, daya tangkap mata pada objek secara langsung dipengaruhi oleh kadar kolesterol, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

Dengan berolahraga secara teratur, Anda pun dapat mengurangi risiko untuk terjangkit penyakit-penyakit tersebut. Dan dengan demikian, risiko gangguan terhadap mata pun akan terminimalisir.

 

5. Berperiksalah ke Dokter Mata

Memeriksakan mata ke dokter tidak harus pada saat mata dalam kondisi terganggu dan sudah seharusnya diperiksakan, tapi juga ketika mata kita berada dalam kondisi prima. Dan, sebetulnya dalam kondisi sehat pun kita memang disarankan untuk mengecek kesehatan kita ke dokter saban dua bulan.

Anjuran lainnya adalah bahwa kita disarankan untuk memeriksakan mata setiap dua tahun. Nah, bagi Anda yang mengalami gangguan kesehatan mata, misalnya mata berwarna kemerahan, nyeri dan lainnya, tentu saja harus diperiksakan segera. Jika ditunda, keadaan terburuk dikuatirkan akan dialami Anda.

Pemeriksaan mata secara rutin ini harus dilakukan untuk semua kalangan dan jenis usia. Karena, siapa yang tahu kondisi mata jika tidak diperiksa terlebih dahulu kepada ahlinya.

 

6. Manfaatkan Kacamata Hitam

Sering kita melihat orang mengenakan kacamata hitam, di jalan atau di pantai. Kita sudah tahu bahwa pemakai kacamata hitam umumnya dilandasi oleh tujuan agar matanya terhindar dari sengatan terik matahari yang berlebih.

Di beberapa daerah, di musim kemarau khususnya, suhu bumi memang meningkat tajam, yang mengakibatkan panas menyengat hingga berlipat dibandingkan musim penghujan.

Nah, jangan pernah menganggap sinar matahari tersebut sebagai hal sepele. Khususnya jika mata Anda terpapar langsung. Mata yang terlalu sering terkontak langsung dengan sinar matahari dapat berujung pada terbakarnya kornea mata, kanker mata hingga katarak.

Dengan demikian, di sinilah urgensitas penggunaan kacamata hitam. Kacamata hitam yang baik adalah yang memiliki lapisan kaca anti sinar UV. Maka, bila Anda tertarik untuk memanfaatkannya, pakailah kacamata hitam yang memiliki anti sinar UV tersebut.

 

7. Konsumsi Makanan yang Baik untuk Mata

Cara ini tentu cara yang sangat murah. Anda dapat melakukannya saban hari di rumah, pada saat jam istirahat kantor, atau lainnya.

Makan yang baik untuk kesehatan mata tentu sangat banyak macamnya. Namun pastikan bahwa makanan yang Anda kosumsi mengandung protein atau vitamin, misalnya vitamin A, C, E, Lutein, Zeaxanthin, dan Astaxanthin. Penganan yang memiliki kandungan tersebut berfungsi untuk melindungi macula dan lensa mata.

 

8. Mengatur Jarak Pandang

Mengatur jarak pandang dengan gadget tentu bukan pekerjaan sulit. Anda hanya perlu mereka-reka jarak pandang yang sesuai, enak, dan nyaman untuk menatap gadget di tangan Anda.

Jarak pandang sehat umumnya berkisar dalam rentang ukuran 30-50 cm. Dalam jarak pandang ini, otot dan kornea mata bekerja dengan normal. Sebaliknya, jarak pandang yang terlalu dekat atau kurang dari jarak tersebut akan membuat mata mudah lelah. Dan, kelelahan mata yang berlebihan berakibat buruk untuk jaringan sel di sekitaran mata.

 

9. Mengatur Posisi Duduk

Kenyamanan menggunakan gadget juga dipengaruhi oleh posisi duduk kita. Posisi duduk yang kurang pas dengan tubuh memungkinkan kita tidak nyaman dan cepat letih.

Agar duduk menjadi nyaman, tentu harus didukung oleh kursi yang juga nyaman dan empuk. Juga, usahakan untuk duduk dalam posisi punggung yang tegak. Dengan mengambil posisi duduk seperti ini, mata akan mendapatkan sudut terbaik untuk menatap layar gadget.

 

10. Melatih Peregangan Otot dan Saraf Mata

Kenapa perlu melatih peregangan mata? Ya, tentu karena mata juga merupakan organ tubuh yang harus diperlakukan sebagaimana organ-organ tubuh yang lain.

Otot mata yang terus dipaksa untuk bekerja keras memandangi gadget akan berakibat pada tegangnya otot dan saraf mata. Untuk mengatasi ketegangan tersebut, Anda patut mencoba mengedip-kedipkan mata, katakanlah saban 20 menit sekali. Dengan melakukan ini, otot dan saraf mata akan kembali normal.

 

11. Mengatur Font Gadget

Ini mungkin terdengar sepele atau klise. Namun, pengguna gadget tentu sangat terbantu dengan ukuran dan jenis font yang digunakan di layar gawainya.

Font yang terlalu kecil, misalnya, dapat memaksa kornea mata bekerja ekstra keras. Begitu pun dengan jenis font yang digunakan. Untuk itu, agar kornea mata dapat bekerja dengan normal, cobalah untuk menggunakan font dalam ukuran besar, serta gunakan font yang mudah dibaca.

 

12. Pengaturan Cahaya

Agar mata tetap sehat sekalipun mata berinteraksi dengan gadget dalam waktu lama, aturlah pencahayaan gadget sampai batas normal penggunaan. Kenapa? Cahaya gadget mengandung radiasi yang berbahaya bagi mata.

Tentu saja untuk mengatur pencahayaan tersebut tidak memerlukan bimbingan khusus. Anda hanya perlu mengaturnya hingga nyaman dengan posisi dan sudut pandang Anda.

Juga, sebagaimana saya sebutkan di atas, pencahayaan ruangan turut memberikan pengaruh. Maka, usakan Anda bekerja dengan gadget di ruangan yang pencahayaannya cukup.

 

Kesimpulan

Terdapat banyak cara agar mata kita tetap terawat sekalipun hari-hari kita dipenuhi dengan gadget atau perangkat-perangkat elektronik lain dalam bekerja atau berkativitas.

Cara-cara dan tips yang saya uraikan di atas adalah cara-cara murah-meriah yang tidak memerlukan biaya tinggi. Sayangnya, akibat kesibukan dan rutinitas yang mendera, kita kerap gagal memptraktikkan tips-tips tersebut. Untuk itu, menjaga kesehatan dari gadget perlu diagendakan atau dicanangkan dalam kebiasaan baru Anda.

 

Disclaimer:

Tips-tips merawat kesehatan mata dalam blog ini bukan pendapat pakar atau dokter. Jika Anda mengalami gangguan mata, Anda sebaiknya segera berkonsultasi atau memeriksakannya kepada ahli. Terima kasih.

beinteraksi dengan gadget cara menjaga kesehatan mata dari gadget gadget kesehatan mata mata mata sehat mata yang sehat menatap layar gadget pentingnya merawat mata

Related Post

Leave a reply