Pola Hidup Sehat dari Pagi sampai Malam, Hindari 5 Kebiasaan ini

669 views

Hibernasi –Tips Hiudp Sehat. Terlepas dari upaya terbaik yang Anda lakukan, terkadang terdapat hal-hal lain yang tidak selalu seperti kelihatannya. Misalnya, hal yang terkait dengan kesehatan tubuh kita sendiri. Mungkin, banyak di antara kita yang sudah terlampau rutin dengan suatu kebiasaan, dan kita tanpa sadar telah terjebak dalam pola hidup yang kurang sehat dalam hari-hari kita. Artinya, sejak pagi sampai malam, yang kita lakukan sebetulnya justru merugikan kesehatan kita. Nah, berikut ini Hybernasi akan berbagi tips tentang pola hidup sehat dari pagi sampai malam, dengan cara menghindari kebiasaan-kebiasaan yang kurang bermutu dan kurang sehat.

Pola Hidup Sehat dari Pagi sampai Malam

Hidup sehat adalah imipian banyak orang, termasuk hidup kita yang -katakan- kurang memenuhi standar untuk bisa dikatakan sebagai orang dengan pola hidup yang sehat. Hidup yang dipenuhi dengan tugas di meja kerja atau di ruangan yang serba tertutup, misalnya, pun tetap mengharapkan hidup yang sehat. Padahal jelas bahwa tubuh yang kurang asupan vitamin D dari sinar matahari akan rentan dihantam kerentanan terhadap virus dan kuman.

Kali ini, Hybernasi akan menghidangkan 5 kebiasaan yang sebetulnya sehat saja, namun ia justru menyimpan sisi berbahaya bagi kesehatan.

Pola hidup sehat yang selama ini kita pandang sehat rupanya mesti kita revisi beberapa. Tak selamanya pola hidup sehat itu menyehatkan. Terdapat cara dan metode hidup sehat yang harus kita serap, apalagi saat ini kita hidup di mana kesibukan dan rutinitas terus mengintasi dan mematai-matai keseharian kita.

 

Pola Hidup Sehat dari Pagi sampai Malam

 

Tips dan pola hidup sehat yang Hybernasi suguhkan di bawah ini adalah hasil studi dan riset pada pola hidup mereka di negara-negara maju. Kebiasaan-kebiasaan hidup di bawah ini, dengan demikian, umumnya terjadi di negara-negara dengan ekonomi yang mapan.

Yuk, kita simak!

 

1. Memilih Rendah Lemak atau Bebas Lemak

Pada tahun 2012, sebuah penelitian dari Universitas Purdue menunjukkan bahwa saus salad yang rendah dan bebas lemak justru membuat tubuh Anda lebih sulit menyerap nutrisi penting yang terdapat dalam salad. Karotenoid, yang berfungsi untuk memerangi kanker, penyakit jantung, dan rabun, lebih mudah diserap dari sayuran ketika dipasangkan dengan makanan yang mengadung lemak.

Barangkali Anda berpikir bahwa Anda telah melakukan tindakan yang benar untuk mengurangi kandungan lemak dalam asupan gizi Anda, namun sebetulnya Anda telah mengurangi manfaat salad! Gunakan saus buatan sendiri yang sarat lemak, atau tambahkan beberapa alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian atau ikan berminyak ke dalam salad untuk meningkatkan ketersediaan nutrisi hayati secara alami.

 

3. Menghindari Paparan Surya

Sebagai bagian dari usaha perawatan kulit jangka panjang, Anda mungkin saja akan mengoleskan tabir surya, mengenakan topi, dan berusaha untuk tetap berada di tempat yang teduh. Saat itulah Anda punya waktu untuk benar-benar menjauh dari pekerjaan dan keluar untuk pelesiran.

Memang tidak ada yang keliru dengan hal tersebut.

Menginginkan kulit cantik dan lembut selama mungkin dan menghindari paparan sinar matahari sama sekali justru merugikan kesehatan. Faktanya, tanpa paparan sinar matahari setiap hari, tubuh akan berjuang untuk menghasilkan vitamin D yang cukup.

Dan dalam jangka panjang, hal tersebut mengakibatkan berbagai gejala penyakit, seperti depresi, masalah usus, kelelahan, otot, tulang dan nyeri sendi. Anda tidak percaya? Banyak studi telah membuktikan, tubuh yang kekurangan asupan vitamin D dari paparan surya langsung berakibat pada berbagai gejala yang saya sebutkan tadi.

Yang Anda butuhkan hanyalah 10 menit setiap sehari agar permukaan kulit terpapar sinar matahari secara langsung, tanpa terhalangi oleh tabir surya.

 

3. Menghindari Garam Sepenuhnya

Mengkonsumsi garam (natrium klorida) dianggap sebagai salah satu faktor penyebab penyakit jantung selama bertahun-tahun, dan selalu dihubung-hubungkan dengan peningkatan tekanan darah.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa diet natrium atau menghindari asupan garam tidak berpengaruh secara langsung kepada semua orang dengan cara yang sama. Faktanya, tidak ditemukan perubahan tekanan darah setelah mengonsumsi natrium dalam jumlah yang bervariasi. Perubahan berarti hanya ditemukan pada mereka yang sensitif terhadap garam.

Ketika Anda benar-benar menghindari garam, Anda sebenarnya membatasi makanan yang kaya mineral dan elektrolit yang sangat bermanfaat bagi masa depan kesehatan. Menurut pakar kesehatan Mike Adams, menambahkan taburan garam laut berkualitas tinggi (seperti garam laut Himalaya atau Celtic) ke dalam menu diet dapat membantu memberikan asupan mineral ke dalam tubuh Anda.

Namun faktanya, sebagian besar natrium dalam makanan masyarakat kita dewasa ini berasal dari makanan olahan dan kemasan. Jadi, jika sebagian besar makanan yang kita makan adalah fastfood (manakan cepat saji) dan hanya melalui proses ala kadarnya, maka taburan garam laut berkualitas tidak perlu Anda kuatirkan. Malah, taburan garam tersebut baik untuk tubuh Anda!

 

4. Olahraga yang Berfokus pada Kardio/Aerobik

Meluangkan waktu agar dapat rutin melakukan kegiatan jalan-jalan, lari pagi, atau lari sore tentu saja merupakan nilai tambah yang baik untuk menjalani gaya hidup sehat. Namun, jika Anda melewatkan olahraga kebugaran atau aerobik di rumah, konsekkuensinya dalah bahwa metabolisme, struktur otot, dan kerangka badan tidak akan terbentuk dengan baik.

Dengan kata lain, Anda melewatkan sesuatu yang sejatinya lebih penting dari sekedar lari-lari kecil di pagi atau sore hari.

Juga, jika Anda secara terus-menerus hanya berolahraga ringan dengan tujuan untuk menurunkan berat badan tanpa melakukan olahraga ketahanan, Anda memang dapat menurunkan berat badan. Namun, Anda telah melalaikan pembentukan jaringan otot yang lebih berharga! Untuk itu, agar otot-otot terbentuk dengan baik dan dapat bertahan lama, Anda harus memadukan antara olahraga gimnastik dan aerobik ke dalam berbagai kegiatan olahraga dan rutinitas harian Anda.

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga gimnastik memiliki efek memiliki manfaat yang amat baik pada sistem muskuloskeletal dan mencegah osteoporosis, sarkopenia, nyeri punggung bawah, dan kecacatan lain pada jaringan otot. Serta secara positif mempengaruhi faktor risiko seperti resistensi insulin, tingkat metabolisme istirahat, metabolisme glukosa, tekanan darah, lemak tubuh, dan lainnya yang berhubungan secara langsung dengan diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

Cobalah untuk tetap rutin berolahraga gimnastik dan aerobik, katakanlah antara 2-3 kali seminggu. Hasilnya akan memusakan.

 

5. Melewatkan Jam Istirahat untuk Berolahraga

Ya, Anda benar. Anda tidak keliru membaca bagian terakhir ini, yakni melewatkan jam istirahat untuk kegiatan olahraga atau gimnastik.

Coba Anda bayangkan: jam masih menunjukkan angka yang teramat larut di pagi hari, dan alarm berdering. Anda lalu dengan tergopoh beriap-siap pergi ke tempat gim atau mengikuti kelas gimnastik. Satu-satunya masalah Anda saat itu adalah: Anda masih benar-benar lelah, karena Anda kurang istirahat!

Kawan-kawan atau kerabat dekat mungkin akan menyarakan Anda untuk bangun dan segera pergi apa pun yang terjadi. Kenyataannya, Anda saat ini kelelahan dan mengantuk berat. Maka, saran terbaiknya, seharusnya: Anda sebaiknya meneruskan istirahat, walau hanya beberapa menit.

Tidur memainkan peran yang utama dalam kesehatan fisik dan emosional Anda secara keseluruhan, membantu fungsi otak bekerja dengan baik, mengurangi risiko penyakit kronis, meningkatkan kesehatan mental, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh/imunitas. Namun, kebanyakan orang sibuk tidak memiliki waktu istirahat yang cukup.

Studi menunjukkan bahwa kurangnya tidur atau istirahat terkait erat dengan meningkatnya rasa lapar dan nafsu makan. Lalu, studi ini lalu menunjukkan bahwa kurang tidur berhubungan langsung dengan risiko obesitas.

Jadi, ketika Anda tidak bisa menjalankan olahraga gimnastik sepagi itu, Anda usah merasa bersalah. Nikmatilah waktu tidur Anda, karena itulah pilihan terbaik yang dapat Anda lakukan untuk kesehatan jangka panjang tubuh Anda.

Sebaliknya, ini tidak berarti bahwa Anda melewatkan olahraga sama sekali. Jika satu-satunya waktu yang Anda miliki saat itu adalah bahwa Anda harus berolahraga pagi-pagi sekali, dan setiap hari Anda harus berjuang untuk memutuskan apakah akan tidur sebentar atau berolahraga, maka inilah saatnya untuk menilai kembali jadwal tidur Anda. Yakni, adakah jam istirahat Anda sudah cukup atau tidak. Andalah juri terbaik dari kesehatan Anda sendiri

 

Akhirul Kata

Sangat mudah untuk terjebak ke dalam apa yang Anda rasa ‘seharusnya’ Anda lakukan, dan apa yang orang lain mungkin sarankan untuk Anda laukan. Pola Hidup Sehat dari Pagi sampai Malam yang dibagikan Hybernasi kali ini setidaknya dapat Anda acu untuk menempuh hidup yang lebih sehat.

Namun, pada akhirnya, hati Anda sendirilah yang berbicara. Orang-orang lain di luar Anda tidak mengerti betul waktu dan jam istirahat Anda. Yang mereka tahu adalah kegiatan dan rutinitas mereka sendiri, dan tanpa mempertimbangkan kesibukan dan rutinitas Anda yang sampai tengah malam, mereka menyarakan sesuatu yang tampaknya sehat, namun sebetulnya sangat tidak sehat Anda praktikkan.

Lalu, kebiasaan “sehat” apa yang telah Anda hentikan sejak mempelajari lebih banyak informasi?

cara hidup sehat jam istirahat kebiasaan sehat kesehatan penyakit jantung pola hidup sehat

Related Post

Leave a reply