26 Arti Nama Bahasa Arab ke Indonesia, Nama Anak Anda yang Mana?

760 views

Hybernasi.com –Arti Nama. Jika Sastrawan besar Inggris di abad ke-17, William Shakespeare, menyatakan “what is in a name” (apalah arti sebuah nama), maka tidak demikian bagi kalangan Muslim di mana sebagian besar nama anak-anak mereka diambilkan dari bahasa Arab. Nama adalah doa. Karena nama itu doa (harapan), di situlah sebetulnya harapan-harapan besar orang tua terhadap anak disematkan. Inilah 26 arti nama bahasa Arab ke Indonesia yang dapat Anda pertimbangkan untuk menamai anak-anak Anda.

 

26 Arti Nama Bahasa Arab ke Indonesia

Bahasa Arab adalah bahasa yang cukup tua. Linguis (ahli bahasa) dan filolog meyakini bahwa bahasa Arab berasal dari bahasa Siryani, sedang bahasa Siryani sendiri berakar pada bahasa Aramaik.

Kalangan sarjana Islam yang lain berpandangan bahwa bahasa Aramaik dibawa oleh kakek buyut Nabi Ibrahim (yakni Nabi Nuh), kemudian dikembangkan oleh anak-cucunya di kawasan yang belakangan dikenal sebagai semenanjung Arabia. Kalangan kedua ini, khususnya sejak hasil studi ahli etnografi Maurice Delafosse (1914) dipublikasikan, berpandangan bahwa bahasa Arab masuk dalam rumpun bahasa Afrasian (Afro-Asiatic). Namun, secara spesifik bahasa Arab masuk dalam rumpun yang lebih spesifik, yaitu bahasa Semit.

Bahasa Semit adalah sejumlah bahasa yang dinisbatkan kepada bahasa masyarakat Syam (sekarang Syiria) sejak abad IV SM. Rumpun semit tersebut, antara lain; bahasa Ibrani, Aramaik, Akkadian, dan lain-lain.

Nama-nama Arab, pertama kali, tentu berkembang di kawasan berpenduduk penutur bahasa Arab tersebut. Namun seiring perkembang Islam, nama-nama Arab juga dipakai di sebagian besar negara atau kawasan berpenduduk Muslim. Di Indonesia sendiri, sebagian besar figur Agama (Islam) bernama Arab -tentu dengan tanpa mengabaikan figur-figur Agama yang bernama lokal. Dan seiring perkembangan teknologi, Google pun sudah menyediakan fitur bahasa Arab.

Dengan kata lain, jika Anda menghendaki nama Arab, Anda bisa mengetikkannya di halaman pencarian Google Bahasa Arab. Fitur Google Bahasa Arab sendiri tidak berbeda dengan yang berbahasa Inggris atau Indonesia.

 

Arti Nama Menurut Islam

Karena bahasa Arab sangat identik dengan Islam, maka pemberian nama Arab pun secara umum identik dengan identitas keislaman. Islam memang memandang “nama” sebagai sesuatu yang sangat berarti. Namun tidak berarti bahwa seluruh penduduk Arab adalah Muslim. Penduduk semenanjung Arabia juga heterogen sebagaimana di kawasan dan negara lain.

Dalam Islam sendiri, sebagaimana disinggung di muka, Nabi SAW memang menganjurkan untuk menamai anak dengan nama-nama yang baik. Sebab, nama adalah doa. Dan jika demikian, maka sudah selayaknya doa itu harus mengandung kebaikan-kebaikan. Sebaliknya, menamai anak dengan nama-nama yang cenderung bermakna negatif sama halnya dengan perestuan orang tua terhadap nasib buruk anak-anaknya kelak.

Namun demikian, arti nama menurut Islam dapat digambarkan sebagai berikut;

  1. Sistem penamaan dalam Islam tidak harus diambilkan dari bahasa Arab. Bahkan, sejumlah nabi yang wajib diimani (sebagai syarat keimanan menurut mazhab tertentu dalam Islam) justru tidak bernama Arab. Ibrahim dan Yusuf, misalnya, umum dikenal sebagai bukan nama Arab.

Jadi, Anda yang muslim tidak memiliki keharusan syar’i untuk menamai anak-anak Anda dengan nama-nama berbahasa Arab.

  1. Anda pun boleh mengambilkannya dari bahasa-bahasa lokal atau bahasa Ibu. Yang jelas: nama harus menyiratkan makna positif.

 

26 Arti Nama Bahasa Arab ke Indonesia

26 Arti Nama Bahasa Arab ke Indonesia

Nama adalah doa. Maka, nama yang baik sebetulnya adalah proyeksi masa depan

26 nama yang akan dipaparkan di bawah ini adalah nama nama yang yang baik dalam Islam, dan mungkin saja sebagiannya jarang terdengar di telinga. Dan penulisannya pun sengaja “diselewengkan” dari penulisan formal agar Anda memiliki referensi lain melalui artikel ini.

Berikut ini nama-nama Arab yang sebagiannya diberikan penjelasan ala kadarnya, dan sebagian yang lain tetap dengan penjabaran yang utuh. Anda dapat menjadikan daftar nama ini sebagai nama nama yang baik dalam Islam untuk dirujuk.

 

1. Ainoon (Mata)

Di antara banyak kosa kata Arab, kata Ainoon barangkali yang paling populer di Inodesia. Istrinya mendiang BJ Habibie, Ainun Habibie, bahkan mungkin menjadi nama Ainun yang paling dikenal publik Tanah Air.

Kata Ainun dalam bahasa Arab kerap bersanding dengan, misalnya Ainun Jariyah, Qurrata A’yun, dan lain-lain, sebagaimana sering terdengar dalam rapalan doa.

 

2. Jameela (Indah)

Jameela sering kita dengar dalam suatu ungkapan, “Allah al-Jamal Yuhibbu al-Jamal” (Allah itu Mahaindah, maka beliau pun menghendaki keindahan)

 

3. Birr (Kebaikan)

Selain kata Birr, untuk arti “kebaikan”, bahasa Arab juga mengenal kata Khair dan Makruf. Anda pun bisa memilih di antara salah satu dari ketiganya.

 

4. Chumaira (Yang Kemerahan (Pipinya)

Chumaira adalah panggilan kesayangan Nabi Muhammad kepada istrinya yang paling muda; sayyidah Aisyah. Kata Chumaira barangkali setara dengan ungkapan “sayang” atau “cinta” dalam bahasa Indonesia.

 

5. Dalila (Dalil, Argumentasi)

Kata “Delila” adalah bentuk nomina dari verba “Dalla-Yadullu” (petunjuk, argumentasi). Nama Dalila bisa Anda ambil manakala Anda membayangkan anak-anak Anda kelak sebagai anak yang pandai berargumentasi atau menyampaikan gagasan secara masuk akal dan logis.

 

6. Elzam (Tetap, Konsisten)

Dalam taraf tertentu, Elzam (ilzam) setaraf dengan kata “wajib” dan “istiqamah”. Namun, kata ilzam lebih menekankan pada isyarat makna “usaha dari manusia”. Jadi, agar manusia dapat konsistem dalam melakukan kebaikan, dia harus mengusahakannya sendiri dengan bersungguh-sungguh.

Kalau Anda menginginkan anak Anda memiliki pendidiran yang kokoh dan tak mudah terombang-ambing, nama ini layak Anda pertimbangkan.

 

7. Farah (Kebahagiaan)

Arti nama Farah ini sangat beragam. Itu tak lepas dari banyaknya bahasa di dunia ini yang sama-sama memiliki kosa kata Farah. Namun, sekurangnya terdapat 4 rumpun bahasa yang mengartikan nama Farah secara eksplisit;

  • Bahasa Arab dan Persia, Farah diartikan nyaris sama; “bergembira”, “ceria”, “kebahagiaan”.
  • Bahasa Inggris (American English) mengartikan Farah sebagai “Cantik”.
  • Bahasa Indonesia mengartikan Farah sebagai “Kerinduan”.

8. Ghani (Kekayaan, Berkecukupan)

Ghani (dalam Asmaul Husna: al-Ghani) memiliki arti dasar kekayaan atau berkecukupan. Namun, Ghani sebetulnya menyiratkan makna “tidak membutuhkan”. Maksudnya, karena sebetulnya ia bermakna kaya, maka orang kaya yang sebenar-benarnya kaya adalah mereka yang kebutuhannya sudah sangat tercukupi.

Dengan kata lain, Ghani itu kaya; dan kekayaannya membuat si kaya merasa cukup, sehingga ia tidak akan tamak atau kemaruk karena terus merasa kurang.

Nama ini sangat indah bila Anda menginginkan anak-anak yang kelak tumbuh sebagai manusia yang sukses dalam gelimangan dunia, namun mereka tidak lupa daratan. Mereka dapat mengendalikan diri dan keinginan-keinginan yang sifatnya hanya nafsu belaka.

 

9. Haneen (Kekasih, Buah Hati)

Haneen adalah bahasa Arab (Hanin), dengan cakupan arti; cinta, penuh kasih sayang, simpatik, tersayang. Secara umum, nama ini dipakai oleh perempuan; bukan lelaki. Publik figur ada yang bernama Hanin Dhiya.

 

10. Ish (Kerinduan, Cinta)

Di dalam bahasa Arab, kata “cinta” diwakili oleh hubb, ’isyq, dan mawaddah. Penjelasan secara analagisnya adalah sebagai berikut;

  • Hubb adalah cinta antar manusia. Umumnya, cinta jenis hubb didorong oleh birahi untuk bersama atau saling memiliki. Sebagai misal, cinta anak-anak muda yang baru akil-balig
  • Mawaddah adalah jenis cinta yang lebih tinggi dari Hubb. Mawaddah adalah cinta yang tanpa pamrih. Dengan mawaddah, orang memberi tanpa mengharapkan imbalan.
  • ‘Isyq (Ish) adalah cinta manusia kepada Tuhan. Gambaran ‘Isyq ini dapat Anda baca dalam pengembaraan cinta sufi perempuan terbesar: Rabiah al-Adawiyah.

Jadi Kata ish identik dengan kata cinta Arab.

 

11. Jims (Suara Pelan)

Jims (dalam pelafalan bahasa Arab yang asli: Jimsun) berarti suara yang pelan. Memelankan suara di sini didorong oleh rasa malu atau penghormatan kepada orang lain. Memelankan suara menurut pengertian ini, dengan demikian, sangat bermakna positif.

Dengan kata lain, orang yang memiliki nama ini dihasrati untuk memiliki jiwa sosial, simpatik, atau tepa slira kepada orang lain.

 

12. Kalila (Sedikit, Kasih Sayang)

Kalila (dalam bahasa Arab: Qalila) bermakna sedikit. Kalila adalah antonim kata Katsir (banyak). Sepintas, kosa kata Kalila seperti bukan bahasa Arab, karena kata Kalila bisa diasosiasikan dengan kata Kaela.

Kaela sendiri berart; kasih sayang, cinta, penuh kasih. Jadi, ini tergantung niat Anda. Jika Anda memaksudkan Kalila sebagai bentuk lain dari Kaela, maka yang Anda tuju dari nama tersebut adalah cinta dan kasih sayang.

Sebagaimana kata Ish, kata Kalila juga identik dengan kata cinta bahasa Arab, bukan?

 

13. Lukluk (Mutiara)

Di dalam bahasa Arab, kata Lukluk berarti mutiara. Namun, dalam bahasa Batak, Lukluk dapat berarti ketidakserasian.

Kata Lukluk juga terekam di dalam al-Qur’an, yakni di dalam surat ar-Rahman ayat 22. Jadi, jika Anda berkenan menggunakan nama ini, itu sama halnya dengan menyematkan pesan Qur’ani ke dalam anak-anak Anda.

 

14. Mamlaka (Kerajaan, Istana)

Secara letterlijk, kata Mamalaka berarti kerajaan atau istana. Jadi, jika anak-anak kita memiliki nama ini, kecenderungan sifat dan karakternya adalah; pekerja keras, pantang menyerah, atau ulet.

Namun, kabar buruknya, nama ini termasuk satu dari sekian jenis nama yang dilarang oleh pemerintah Saudi Arabia.

 

15. Neil (Mendapatkan, Memperoleh)

Kata Neil yang dimaksuk di sini adalah kata Arab yang berasosiasi dengan Nail (dengan arti: mendapatkan dan memperoleh). Kita yang akrab dengan kajian keislaman kerap mendengar nama kita Nailul Authar: salah satu kitab babon dalam yurisprudensi Islam.

Jika Anda berminat menggunakan nama Nailul Authar juga tidak masalah. Siapa tahu, dengan menisbatkan nama anak dengan kitab babon tersebut, anak memperoleh barakah dari pengarang kitab ini.

 

16. Oozla (Menyendiri, Menyepi)

Oozla (bahasa Arab: Uzlah) sangat dikenal -atau bahkan identik- dalam tradisi sufisme. Menurut pengertian sufistik, kata Uzlah merujuk kepada aktivitas menyepi dengan tujuan menghindari hiruk-pikuk dunia yang penuh kepalsuan.

Apa kata Uzlah itu baik? Tentu, asosiasi kata ini sangat baik. Di zaman sekarang, untuk beruzlah Anda tidak perlu pergi ke tempat-tempat sepi dan terpencil. Anda dapat melatihnya melalui pembiasaan-pembiasaan spiritual yang rutin, namun harus atas petunjuk dan bimbingan guru yang muktabar (mursyid).

 

17. Praha (Kebahagiaan, Kesuksesan)

Kata Praha adalah kata lain dari Farah. Jika Farah bermakna kebahagiaan atau kesenangan, maka begitu pun yang dimaksud dengan kata ini.

 

18. Qafa (Penutur yang Baik)

Di dalam Kamus Almunawwir karangan KH. Warson Munawwir (pengasuh PP. Krapyak, Yogyakarta), kata Qafa berarti “penutur yang baik”. Maksudnya, orang dengan nama ini diharapkan dapat menjadi pribadi yang kalem, yang tutur kata yang menyejukkan.

Atau, bisa juga “penutur yang baik” itu dapat pula berarti sebagai orator yang menguasai teknik orasi yang baik. Orator yang baik, tentu saja menguasai logika dengan sempurna; selain menguasai panggung dan massa.

 

19. Ramzi (Simbol, Tanda)

Kata Ramzi adalah kosa kata bahasa Arab, yang memiliki arti Simbol atau Tanda. Ramzi juga bisa diartikan sebagai Lambang. Ramzi, misalnya, dapat digabung dengan kata Taj (mahkota): Taj Ramzi. Bagus bukan?

Di Indonesia, nama Ramzi bukan nama yang asing. Figur publik dari kalangan artis ada yang memiliki nama ini.

 

20. Syaqif (Penuh Kasih Sayang)

Kata Syafiq berakar dari dalam bahasa Arab, dengan arti seseorang yang murah hati, penuh kasih sayang, dan penuh empatik.

Kata Syafiq identik dengan empati yang disertai dengan aksi. Dengan kata lain, rasa empati pada orang yang memiliki nama Syafiq tidak cukup hanya dengan mengelus dada. Jika dia berempati dengan suatu keadaan, dia akan melakukan sesutau agar keadaan tersebut membaik.

Bagus, bukan?

 

21. Tilza (Lezat, Nikmat)

Secara kamus, Tilza berarti lezat dan nikmat. Kata ini berasosiasi dengan keadaan psikis saat menghadapi atau menerima keadaan luar yang membahagiakan dan mencerahkan pikiran.

Kata ini berbeda dengan Laddzat, sekalipun dengan makna yang serupa. Laddzat lebih bermakna asosiatif kepada panganan.

 

22. Umbu (Buah Anggur)

Dalam Kamus Arab-Indonesia Almunawwir, Umbu berarti Buah Anggur. Dalam bahasa Arabnya yang asli, Umbu tertulis sebagai Unbun. Menurut KBBI, Umbu memiliki arti memuat.

Salah satu penyair legendaris Indonesia memakai nama ini, yaitu Umbu Landu Paranggi.

 

23. Vaza (Kemenangan, Kejayaan)

Vaza merupakan bentuk nomina dari bentukan verba Faza-Yafuzu. Kata Fata berarti Kemenangan, Kejayaan, Kesuksesan, dan Keberhasilan.

Di dalam kata Vaza tersemat semangat dan spirit yang menyala, sepersis seorang yang mengimpikan kemenangan. Di dalam kata Vaza pula, sikap pantang menyerah dan konsisten berjuang demi kemenangan dan keberhasilan adalah nilai inheren yang melekat-dekat.

 

24. Wafiq (Sepakat, Berdamai)

Wafiq berarti orang yang bersekapat atau berdamai demi kemaslahatan.

Jika kata Wafiq diterapkan dalam ilmu debat, maka Wafiq berarti seorang yang menghindari debat kusir. Maka, kata Wafiq ini bermakna positif karena di dalamnya tersembul nilai-nilai kebenaran, yakni kemaslahatan.

 

25. Yara (Melihat)

Anda penyuka lagu-lagu Arab? Yaps, Yara adalah penyanyi terkenal asal Libanon. Jika Anda menghendaki anak Anda menjadi penyanyi, Anda bisa mempertimbangkan nama ini.

26. Zidni (Tambahkan, Limpahkan)

Kata Zidni berakar pada kata kerja Zada. Zidni sendiri berarti kata perintah: limpahkanlah atau tambahkanlah.

 

Baca juga: Amin dan Kejanggalan Berbahasa

 

Akhirul Kata

Beberapa nama di atas dapat Anda pilih dan kombinasikan sendiri sekehendak hati dan selera. Setiap nama yang dimaksudkan baik pasti akan dicatat Tuhan sebagai doa yang baik. Artikel yang berisi 26 Arti Nama Bahasa Arab ke Indonesia ini hanya menyuguhkan referensi. Selebihnya, Andalah yang menentukan sendiri.

Semoga bermanfaat!

arab arab ke indonesia arti nama arti nama bahasa arab bahasa bahasa arab menamai anak-anak anda nama nama adalah doa nama bahasa arab pemberian nama

Related Post

Leave a reply