10 Tips Mencapai Financial Freedom di Usia Muda

763 views

Hybernasi.com –Tips Finansial Freedom. Kebebasan finansial merupakan angan-angan dan cita-cita banyak orang, termasuk kaum mudanya. Secara umum, kebebasan finansial itu dapat berarti; kepemilikan tabungan, investasi, dan uang tunai memadai yang cukup untuk membiayai gaya hidup Anda dan keluarga. Berikut ini Hybernasi berbagi 10 Tips mencapai financial freedom di Usia Muda

10 Tips Mencapai Financial Freedom

Investasi yang terus bertumbuh dan memungkinkan Anda pensiun dini adalah satu di antara sekian cara untuk mencapai tujuan financial freedom tersebut.

Sialnya, demikian banyak orang gagal menggapai financial freedom. Dan lebih sialnya lagi, banyak di antara mereka yang gagal adalah mereka yang berada pada usia produktif. Yakni, anak-anak muda yang sedang giat bekerja dan mengembangkan usaha, namun pada saat yang sama mereka kerap gagal belajar untuk terus mengasah dan mengembangkan kemampuan agar target finansial freedom tersebut dapat tercapai dalam usia yang relatif muda.

Bahkan, sejak dini mereka telah terbebani oleh cicilan utang yang terus meningkat, keadaan darurat keuangan, pengeluaran tak terkendali, dan berbagai persoalan lain yang menghempaskan mereka dari tujuan semula. Lalu sekonyong datang secara silih-berganti aneka peristiwa di luar perkiraan, seperti bencana alam atau pandemi, yang kemudian menjadi alasan kuat di balik kegagalan dan berakibat langsung pada menganganya lubang pengaman dalam tabungan.

Masalah-masalah di atas nyaris menimpa semua orang, tanpa kecuali. Namun, 10 tips di bawah ini akan membawa Anda -anak-anak muda yang gigih dan giat- pada trayek perencanaan financial freedom yang benar.

 

Jalankan 10 Tips Berikut

10 tips mencapai financial freedom di usia muda berikut ini adalah usaha untuk membantu Anda menggapai angan-angan, tanpa harus terpeleset lalu terguling ke dalam lembah krisis yang prematur. Cara financial freedom yang ini dijamin cara yang teraman. Yuk, dibaca sampai tuntas!

 

1. Putuskan Tujuan Hidup sejak Dini

Pemahaman Anda tentang financial freedom dapat memandu dalam membentuk perilaku, sikap, dan pola hidup yang akan Anda jalani. Segeralah membuat keputusan, misalnya, tentang sebanyak apa tabungan di rekening bank, gaya hidup, dan di usia berapa harus Anda capai. Kian spesifik tujuan hidup Anda, kian tinggi kemungkinan mencapainya.

Tipsnya: Putuskan Tujuan Hidup sejak Dini!

Lalu, cobalah melakukan rekoleksi terhadap hal-hal yang belum Anda gapai dan putuskan untuk membuat kerangka-kerangka keuangan yang akan dieksekusi secara berkala. Rencanakan semuanya dengan rapi dan berjanjilah pada diri sendiri untuk berkomitmen sepenuh jiwa-raga.

 

2. Buatlah Rencana Keuangan

Membuat rencana keuangan rumah tangga untuk anggaran pengeluaran bulanan merupakan cara terbaik yang dapat menjamin semua tagihan tak sampai menunggak, dan simpanan Anda berada di jalur yang tepat. Rencana keuangan akan menuntun Anda pada jalur pembelanjaan yang tepat sasaran, bukannya pada pemborosan belanja yang tidak berguna.

Untuk itu, buat rencana keuangan dengan baik dan benar! Lalu, berkomitmenlah untuk menaatinya.

 

3. Jangan Membuat Tunggakan

Tunggakan atau yang sejenis merupakan pisau yang dapat menikam Anda sebelum semua rencana berhasil dieksekusi. Bayarlah cicilan sesuai tenggat. Jangan sampai menunggak.

Kini banyak jenis pinjaman yang menerapkan bunga tinggi, dan apabila Anda gagal membayar saat jatuh tempo tiba pasti akan membebani keuangan di bulan-bulan setelahnya. Sekali lagi, ini mesti diterapkan pada pinjaman dengan bunga tinggi. Jangan membuat tunggakan, oke!

 

4. Buatlah Auto Savings, bukan Auto Debet

Apa maksudnya? Jika Anda membayangkan hidup di masa tua/pensiun dengan santai, maka buatlah auto savings (tabungan otomatis) sejak sekarang. Jangan lakukan sebaliknya, yakni membuat auto debet (penarikan otomatis). Tabungan jelas menyelamatkan masa pensiun, sedangkan penarikan akan membangkrutkan Anda sedini mungkin.

Terkait jumlah/besaran keuangan yang harus masuk auto saving itu sangat bergantung kepada banyak hal. Anda sendiri tentu lebih paham pada kondisi keuangan di dalam rumah Anda sendiri. Namun, yang terang bahwa savings mestilah diatur dalam schedule yang spesifik.

Keselamatan masa pensiun Anda, untuk itu bergantung kepada kaidah ini: Buatlah Auto Savings, bukan Auto Debet!

 

5. Belajarlah Berinvestasi

Cara terbaik untuk mengembangkan aset dan finansial adalah dengan berinvestasi. Tentu, pasar saham juga ada pasang-surutnya. Namun, dengan belajar cara berinvestasi yang baik akan memberikan kemampuan analisis pasar yang juga baik kepada Anda.

Ketajaman analisis tentu dapat menjamin risiko kerugian di masa mendatang. Yang terpenting, jangan berpikir atau berkhayal terlampau muluk. Elon Musk hanya ada satu. Tugas Anda belajar dan mulai berinvestasi.

Kini sudah tersedia beragam broker dalam bentuk aplikasi di telepon seluler yang memudahkan Anda dalam belajar. Mengenai akun broker mana saja yang patut dicoba dan dijadikan pintu masuk berinvestasi, pada artikel mendatang akan diberikan rekomendasinya. Ditunggu, ya, artikelnya.

Maka, catat ini: Belajarlah Berinvestasi!

 

6. Jangan Sembrono pada Cicilan

Barangkali, sebagian dari kita berpikir bahwa cicilan tidak berdampak banyak pada keuangan. Iya, kalau saat menandatangani cicilan keuangan Anda sedang dalam trayek naik. Perhatikan, jangan sembrono pada cicilan.

Usaha dan bisnis yang Anda kerjakan tidak selamanya berstatus surplus. Ada masa di mana bisnis pun mengalami paceklik dan memaksa Anda memasang sabuk pengaman sebanyak mungkin. Krisis ekonomi dapat menenggelamkan bisnis Anda. Begitu juga dengan krisis politik dan kesimpang-siuran pasar akibat perubahan mendasar dalam kebijakan pemerintah juga dapat memicu turunnya pemasukan bisnis.

Untuk itu, jangan sembrono mengambil cicilan. Perhatikan semua risiko dan kemungkinan-kemungkinannya.

 

7. Belajarlah Bernegosiasi

Semua bisnis besar dimulai dari usaha-usaha kecil. Banyak orang cenderung kurang percaya diri memulai bisnis kecil, karena bisnis kecil umumnya mengharuskan orang untuk pandai bersilat lidah. Padahal, agar bisnis dapat menjangkau pasar yang besar, Anda mesti cakap berbegosiasi.

Penyakit banyak orang, tak lain, adalah menganggap bahwa negosiasi berpotensi merendahkan martabat. Tidak, itu tidak benar. Negosiasi adalah salah satu kunci menuju tangga bisnis yang lebih tinggi. Jangan lupa, bisnis besar pun juga dijalankan di atas negosiasi. Jadi, Anda jangan berkecil hati dalam usaha membujuk atau merayu calon pelanggan.

Maka, belajarlah bernegosiasi agar bisnis dan usaha Anda mendapatkan prospek masa depan.

 

8. Teruslah Belajar

Yang dimaksud belajar di sini tentu bukan belajar di bangku sekolah/universitas. Namun, apabila Anda dapat menganggarkan waktu untuk belajar secara formal tentu itu lebih disarankan.

Penekanan belajar di sini terletak pada keinginan Anda untuk terus mengasah pengetahuan, termasuk di dalamnya belajar dari pengalaman terdahulu, baik pengalaman orang lain maupun pengalaman diri sendiri. Selain itu, jangan batasi diri sendiri untuk menyerap hanya informasi tertentu saja. Anda perlu membaca koran, hasil studi, artikel, atau lainnya.

Dengan begitu, pengetahuan tetap terawat dan berkembang. Dengan pengetahuan yang berkembang, inisiatif, kreatifitas, dan inovasi Anda pun juga berkembang.

 

9. Hiduplah dengan Standar Kemampaun

Godaan terbesar kita dewasa ini adalah pola hidup yang tidak sehat. Maksudnya, maraknya iklan, kemudahan mengakses barang-barang mewah, dan lainnya turut menjadi pemicu meledaknya hidup di bawah standar kemampuan keuangan.

Ini menjadi tantangan tersendiri yang mesti diatasi. Jika tidak, Anda akan kembali lagi ke awal Anda membangun angan-angan dan rancangan hidup. Mantapkan hati dan perasaan bahwa Anda tak akan mudah hanyut dalam godaan di tengah jalan. Bangun kesadaran bahwa pola hidup di bawah standar akan menyengsarakan Anda kelak kemudian.

 

10. Jangan Lupakan Penasehat Keuangan

Setelah Anda mencapai titik keuangan yang berkelimpahan, yang Anda butuhkan adalah penasehat keuangan. Ia dibutuhkan justru agar keuangan Anda tetap dapat terkelola dengan baik, bukannya menghamburkan keuangan demi “sebuah nasehat”.

Penasehat keuangan tentu orang yang sudah kaya pengalaman. Mereka telah menghadapi berbagai macam klien dengan “persoalan” yang serupa dengan persoalan Anda. Jadi, menemukan penasehat keuangan yang tepat dapat membantu mengembangkan usaha dan bisnis Anda.

 

Kesimpulan

10 tips mencapai financial freedom di usia muda di atas tentu bukan penyelesai masalah. Namun, dengan menjalani saran-saran tersebut Anda akan hidup pada jalur kebebasan finansial yang benar.

Usia muda merupakan usia emas yang tak mungkin Anda ulangi. Paling jauh, Anda hanya dapat melakukan kilas-balik di saat Anda sudah cukup berumur. Jika itu terjadi, penyesalan adalah nilai mutlak yang kini mendekam dalam diri Anda.

10 tips financial freedom ini adalah rekomendasi terbaik yang dapat Anda praktikkan.

Financial Freedom Kebebasan Finansial keuangan Keuangan Anda mencapai financial freedom Penasehat Keuangan pola hidup usia muda

Related Post

Leave a reply